Langsung ke konten utama

Postingan

. . . . . . . . . . .
STUDI TARJAMA;   EKSPERIMENTASI ADEGAN-ADEGAN  JIWA-JIWA MATI. PENULIS NIKOLAI VASILIEVICH GOGOL TERBITAN: PUSTAKA JAYA. Diterjemahkan Oleh KOESALAH SOEBAGYO TOER Tahun terbit: 1982 STAGES ON BODY AND SHAPES Edisi X 69 Performance Club 9 Februari 2017 di Forum Sinema, Gudang Sarinah Ekosistem -------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- HANIF ALGHIFARI - EQUAL. …. , tak ada kota-kota dengan istana-istana tinggi berjendela banyak yang dibangun di atas batu karang, tak ada pohon-pohon yang permai, tak ada rumah-rumah terselimuti tanaman rambat dan percikan abadi air terjun yang akan menggembirakan musafir dan mempesonakan pandangan mata;  kepala tak akan ditarik ke belakang agar dapat memandang batu-batu karang raksasa dengan timbunan-timbunan tanpa akhir yang tinggi di atasnya; dengan melalui relung-relung gelap bersusun-susun serta diku...

MEREKA JANG MENJADI KORBAN SIA-SIA.

.... , Ketika pasukan-pasukan R.I. bergerak mendekati Madiun, pasukan-pasukan R.K.I. jang mengundurkan diri dari kota Madiun bergerak menudju keselatan. Ditengah jalan mereka terpisah mendjadi dua kelompok besar, jaitu sekelompok pasukan jang terus bergerak keselatan dibawah pimpinan Musso, sedang lainnja dipimpin oleh Amir. Pasukan Amir ini demi melihat daerah turugval basis mereka dilereng gunung Wilis telah djatuh ditangan pasukan-pasukan R.I., maka Amir memimpin pasukannja menudju kearah Barat dan terus kembali membelok keutara melalui hutan-hutan dilereng gunung Lawu dengan tudjuan daerah purwodadi atau daerah tjepu, Rembang, dimana mereka akan mengharapkan akan mendapatkan perlindungan dan bantuan dari rakjat. Kisah bergeraknja pasukan-pasukan komunis jang dipimpin oleh Amir kearah utara ini adalah merupakan kisah jang benar-benar menjeramkan bulu roma. Disetiap desa atau tempat jang dilalui pasukan ini djumlah pasukan semakin besar, karena mereka memaksa penduduk, terutama pem...
................................ ............ ................ ......... ... ..................... II

Djakarta Raja // Partai-partai // Militer

Buku ini menjadi bagian cerita ketika saya dan ka Okty Budiati sedang dalam upaya membaca Sitor Situmorang pada bulan puasa kemarin, 2016 tepatnya, bersama Abang Sudita atau Bagas Fahri di Balai Budaya, Jakarta. Terimakasih untuk ka Okty yang sudah mengenalkan, aku suka bukunya. Dan aku tulis kembali secara mentah-mentah, karena aku suka. selamat membaca dengan hati yang gembira buku terbitan Indie Book Corner ini. Situasi Bergeser Ke kiri Pada 22 Juni 1955 berlangsung rapat Politbiro CC membahas Manifes Pemilihan Umum PKI. Rapat menghasilkan resolusi untuk pemilihan umum yang akan datang dan membentuk pemerintahan koalisi nasional. Hal ini dapat diartikan bahwa PKI mendorong perjuangan Parlementer. Meski begitu, PKI memandang pekerjaan Parlementer bukan sebagai pekerjaan partai yang pokok dan tidak memandang perjuangan parlementer sebagai satu-satunya bentuk perjuangan. PKI menjadikan Pemilu 1955 sebagai bahan analisis dalam melihat kekuasaan politik dalam negeri...

rangjebor

Krisis moneter tahun 1998 menyebabkan banyak pabrik genteng di Jatiwangi bangkrut, memicu pengangguran dan mendorong sebagian warga Jatiwangi meninggalkan tanah kelahiran untuk bekerja ke daerah lain. Jatiwangi pun menjadi penghasil TKW sejak saat itu. Di sisi lain, masyarakat tani Jatiwangi juga menghadapi persoalan: hama tikus. Berbagai versi cerita/mitos tentang hama tikus berkembang di masyarakat, mulai dari perusakan sawah di masa ‘ngapat’ hingga ‘tikus raksasa’ di ladan g tebu. Filem ini menghadirkan dua narasi tersebut ke dalam satu jalinan konstruksi tentang pergeseran dari ‘mitos’ tradisional ke mitos baru: dari ‘pelindung’ budaya luar beralih ke ‘mimpi’ akan kemapanan yang ‘dipanen’ dari negeri seberang. The 1998 monetary crisis caused the collapse of many roof tile factories in Jatiwangi, triggering the rise of unemployment and encouraging the people of Jatiwangi to leave their home to work in other regions. Jatiwangi has been known for its migrant women wo...