Langsung ke konten utama

Republik Slayer




Prinsip hidup merupakan filosofi dasar seseorang atau suatu kelompok berdasar hasil pengayaan intelektualitas yang telah dicerna. Setiap orang bisa berubah dalam menentukan prinsip itu sendiri, sesuai hasil perkembangan literatur yang diterima baik sengaja maupun tidak sengaja. Kesimpulan dan keputusan akhir yang sebetulnya juga terus berkembang dari kesadaran masing-masing individu merupakan hak yang bersifat manusiawi. Tidak ada ruang bagi siapapun untuk menolak kecuali mereka yang tidak mau mengembangkan dirinya sendiri. Namun, perlu dicatat tidak ada paksaan bagi setiap insan untuk mengembangkan atau tidak mengembangkan kesadaran itu sendiri. Karena inisiatif itu merupakan hak setiap insan yang juga tidak dapat ditolak dengan cara apapun.

Atas dasar itu, kesadaran kami dengan serius membentuk negara penuh bahagia bernama Republik Slayer. Setiap insan di dalamnya berhak untuk datang dan pergi tanpa paksaan demi terciptanya suatu kebahagiaan. Kata datang dan pergi juga tidak merujuk pada suatu wilayah namun lebih pada gagasan. Terlebih kebenaran dan kebaikan sifatnya sangat relatif.

Salam bahagia untuk semua rakyat Rebuplik Slayer.

Sapta Tunggal

1   1.      Semua Rakyat Memimpin Dirinya Sendiri.
2   2.      Setiap Rakyat Bertanggungjawab Terhadap Masalahnya Sendiri.
3   3.      Masalah Kemarin Jangan Dibawa Besok.
4   4.      Setiap Rakyat Dilarang Berkelahi.
5   5.      Privasi Hanya Angan-angan.
6   6.      Keamanan Merupakan Kepentingan Semua Pihak.
7   7.      Selesai.

 Sistem Transaksi: Barter (Sesuai dengan keperluannya masing-masing terhadap barang). 

Tolong tulisan ini dibaca dengan baik, supaya masing-masing dari kita bisa saling menghargai kapasitas, kesempatan, dan keinginan setiap orang. Ketika semuanya begitu serius terhadap sesuatu dengan cara yang egois maka kebahagian dan kenyamanan pasti lenyap. Ketika kedua hal itu sudah tidak ada, maka Republik Slayer gak jauh beda dibanding Indonesia yang selalu kita hina. Kembali lagi, kebenaran dan kebaikan sifatnya subjektif individu. Tidak bisa dipaksakan kepada siapapun kecuali atas dasar kesamaan persepsi dan kehendak. Sapta Tunggal sangat mendefiniskan itu, definisi tentang kebebasaan, kemandirian, serta tanggungjawab pada diri sendiri, terima kasih.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

panah•TERARAH•panah

CELEBRATES INTERNATIONAL WOMEN’S DAY

.. . . . . ....

HIDUP MULIA atau mati SYAHID