Sebuah Karya Sastra Dari Buku; Cerpen-cerpen Pujangga Baru. Terbitan: Marie Josephine Kumaat Mantik. Penerbit: Wedatama Widya Sastra
Barang Tiada Berharga Armijn Pane Ecoutez la chanson bien douce Qui ne pleure que pour vous plaire. Elle est discrete, elle est legere: Un frisson d’eau sur de la mousse!*) (Paul Verlaine). 3 Oktober-13 Oktober 1935. Haereni masih hening tegak dijanjang beranda muka, tangannya kemalai terkulai di sisi badannya. Kondenya tengah lepas menurun pada lehernya. Pekarangan rumah sudah berpanas; di bawah mangga, tempat kursi kebun, sudah pula bertalau-talau, bergerak-bergerak bayang daun, seperti biasa…. Mobil baru saja berangkat, Pardi sudah pergi menjunjung pasiennya. Reni memandang ke jalan melihat tram lalu, ada berharap, melihat muka yang dikenal melintas, dirangkai jendela tram. Ingin menggerakkan tangan, mengangkatnya, akan tanda menabik, akan menggerakkan air muka, bersenyum. Tetapi jarang ada kenalan yang melintas dengan tram itu. Sekalipun t...